Journals
-
Tuntun: Jurnal Pendidikan
Tuntun: Jurnal Pendidikan adalah publikasi akademis berupa jurnal yang dipublikasikan oleh Inovasi Pendidikan Kreatif yang menyoroti berbagai aspek teori, praktik, dan penelitian dalam bidang pendidikan. Deskripsi singkat jurnal ilmu pendidikan mungkin mencakup topik-topik inovasi dalam metode pengajaran, evaluasi kurikulum, strategi pembelajaran, psikologi pendidikan, teknologi pendidikan, kebijakan pendidikan, dan analisis tren pendidikan.
Jurnal ini umumnya berisi artikel-artikel yang direview oleh para pakar dalam bidangnya untuk memastikan kualitas dan keakuratan informasi yang disajikan, serta memperkaya wawasan dan pemahaman dalam pengembangan pendidikan. jurnal ini diterbitkan 2 kali dalam setahun pada bulan Maret dan Juli. ISSN 3089-137X
-
Basaya: Jurnal Bahasa, Sastra dan Budaya
Jurnal Basaya merupakan jurnal ilmiah yang berfokus pada bidang bahasa, sastra, dan budaya. Jurnal ini bertujuan untuk menjadi wadah akademik bagi para peneliti, akademisi, dan praktisi dalam mengeksplorasi serta mendiskusikan berbagai isu terkini di bidang tersebut.
Ruang Lingkup (Scope):
Jurnal Basaya menerima artikel dalam bidang berikut:-
Linguistik dan Bahasa
Analisis fonologi, morfologi, sintaksis, dan semantik, Sosiolinguistik, pragmatik, dan analisis wacana, Psikolinguistik dan neurolinguistik. Perkembangan dan perubahan bahasa, Kajian bahasa dalam teknologi dan media -
Sastra
Kajian sastra klasik dan modern, Kritik sastra dan teori sastra, Sastra lisan dan tradisi sastra daerah, Sastra komparatif dan intertekstualitas, Sastra digital dan media baru -
Budaya
Kajian antropologi budaya dan etnografi, Tradisi, kearifan lokal, dan identitas budaya, Budaya populer dan globalisasi, Kajian budaya dalam media dan teknologi, Pemertahanan budaya dan kebijakan kebudayaan
Jurnal Basaya menerima artikel hasil penelitian, kajian teoretis, tinjauan pustaka, maupun resensi buku yang relevan dengan fokus dan ruang lingkup yang telah disebutkan. Artikel yang dikirimkan harus bersifat orisinal, belum pernah dipublikasikan, dan mengikuti standar akademik yang ditetapkan.
Jurnal ini diterbitkan 2 (dua Kali dalam setahun yakni pada bulan April dan Oktober dengan ISSN 3109-3612
-
-
ARUNA: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Dasar
FOKUS DAN RUANG LINGKUP
ARUNA: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Dasar
1. FOCUS
ARUNA: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Dasar merupakan berkala ilmiah bersumber daya peer-reviewed yang dikelola dan diterbitkan secara berkala oleh Inovasi Pendidikan Kreatif. Jurnal ini secara khusus memfokuskan diri pada publikasi artikel ilmiah berkualitas tinggi yang menelaah secara komprehensif berbagai isu kontemporer, kebaruan, inovasi, serta pengembangan mutakhir dalam bidang pendidikan dasar dan pendidikan guru sekolah dasar. Sebagai media akademik, jurnal ini bertujuan untuk menjadi wadah diseminasi hasil penelitian empiris, kajian teoretis mendalam, dan dokumentasi praktik terbaik (best practices) guna memperkuat basis pengetahuan pendidikan dasar, baik dalam lingkup nasional maupun internasional. Selain itu, ARUNA memfasilitasi dialog akademik yang konstruktif di antara peneliti, akademisi, pendidik, praktisi, dan pemangku kebijakan, sekaligus mendorong transformasi pembelajaran, pengembangan kurikulum, serta peningkatan profesionalisme guru secara berkelanjutan melalui pendekatan interdisipliner yang relevan. ARUNA diterbitkan 2 (dua) kali dalam setahun bualn…… dan ……..
2. SCOPE
Ruang lingkup substansi artikel yang diterbitkan oleh ARUNA: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Dasar mencakup berbagai domain utama dalam ranah pendidikan dasar. Sub-stansi tersebut meliputi ranah kurikulum dan pembelajaran, yang mencakup desain, implementasi, serta pengembangan model-model pembelajaran inovatif, kontekstual, tematik terpadu, berbasis proyek, berbasis masalah, maupun pembelajaran berdiferensiasi di tingkat sekolah dasar. Jurnal ini juga memuat kajian mendalam mengenai dinamika pembelajaran spesifik mata pelajaran di sekolah dasar, seperti Matematika, Bahasa Indonesia, Ilmu Pengetahuan Alam, Ilmu Pengetahuan Sosial, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Seni Budaya dan Prakarya, Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan, Bahasa Inggris, Pendidikan Agama, hingga penguatan konsep literasi, numerasi, serta integrasi pendekatan STEM/STEAM.
Seiring perkembangan era digital, ruang lingkup jurnal ini turut menjangkau pemanfaatan teknologi pendidikan di sekolah dasar, mencakup integrasi teknologi informasi dan komunikasi, pengembangan media interaktif dan multimedia, e-learning, gamification, implementasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), serta penggunaan teknologi mutakhir seperti Augmented Reality dan Virtual Reality. Pada aspek evaluasi, lingkup jurnal melingkupi pengembangan instrumen asesmen diagnostik, formatif, sumatif, asesmen autentik, Asesmen Kompetensi Minimum, survei karakter, hingga evaluasi program pendidikan secara keseluruhan.
Dari perspektif psikologi dan perkembangan anak, ARUNA menerima kajian tentang karakteristik kognitif, afektif, dan psikomotorik anak usia sekolah dasar, motivasi belajar, gaya belajar, kecerdasan majemuk, pengembangan keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS), hingga aspek kesejahteraan psikologis dan regulasi diri siswa. Dimensi pendidikan karakter, penguatan nilai moral, budi pekerti, Profil Pelajar Pancasila, pendidikan antikorupsi, serta integrasi kearifan lokal turut menjadi bagian integral dari fokus publikasi.
Selain itu, lingkup jurnal ini melingkupi isu pendidikan inklusif yang membahas strategi pembelajaran bagi anak berkebutuhan khusus, penanganan kesulitan belajar, serta pemenuhan kesetaraan aksesibilitas pendidikan di kelas reguler. Pada ranah keguruan dan kelembagaan, lingkup pembahasan meluas ke pengembangan profesionalisme, kompetensi, dan praktik reflektif guru SD, program pendidikan prajabatan maupun dalam jabatan, lesson study, kepemimpinan serta manajemen sekolah dasar, budaya sekolah, hingga peran serta masyarakat. Akhirnya, ARUNA menyerap kajian ilmiah seputar pendidikan multikultural, pendidikan lingkungan hidup untuk pembangunan berkelanjutan, pencegahan kekerasan di sekolah, dinamika pendidikan di wilayah 3T (terdepan, terluar, tertinggal), serta analisis kritis terhadap kebijakan dan standar nasional pendidikan dasar.